Benih kopi pertama-tama di bawa ke tanah priangan oleh Abraham Van Riebek pada abad 17 Kemudian Upaya penanaman kopi dilakukan oleh Johan Van Hoom dan Hendrik Zwardecroon ditahun 1700an tetapi tidak begitu berhasil.
Baru pada tahun 1789 dikembangkan oleh Pieter Engelhard membuka Perkebunan di Selatan gunung Tangkuban Perahu dan sangat berhasil
Kemudian tanaman kopi menyebar ke daerah lain seperti gunung Malabar, gunung madalawangi, lereng patuha, gunung galunggung. Seperti yang tertulis pada buku Wajah-wajah Bandung Tempo Doloe karya Haryoto Kunto.
Kami mempunyai lahan tanaman Kopi sendiri bekerjsa sama dengan Dinas kehutanan ditanam di sela-sela pohon pinus ,Jenis kopi adalah hanya ARabika, jumlah pohon kopi kurang lebih ada 4000 pohon kopi, tersebar di 2 lokasi di Bukit Jayagiri dan baru Babah , kampung Genteng Desa Jayagiri. Tanaman Kopi kami di tanam di ketinggian 1400 – 1600 MDPL dengan tanah Vulkanis hasil erupsi gunung Tangkuban Perahu puluhan tahun yang lalu.
Adapun jenis Kopi yang ditanam adalah jenis Typica dengan varietas campuran ada Sigararutang, Ateng dan Lini yang merupakan ciri khas Kopi dari jawa barat